Banner adz
Saturday, 12 November 2016
Cara Masukan Audio Via HTML
Langkah-Langkah:
1) Jalankan aplikasi text editor seperti 'notepad' untuk menulis sebuah dokumen HTML.
2) simpan dokumen HTML dengan format 'Nama_File.html' tanpa tanda kutip, kemudian pada 'Save as type' Anda pilih 'All files' agar dokumen yang Anda simpan menjadi dokumen HTML bukan dokumen text biasa.
3)Sekarang mari kita mulai untuk membuat playlist lagu pada dokumen HTML seperti pada kotak di bawah ini.
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title> Cara Memasukkan Playlist Lagu Pada Dokumen HTML </title>
</head>
<body>
<audio controls>
<source src="Nama Lagu.mp3" type="audio/mpeg">
</audio>
</body>
</html>
1) Kemudian Simpan Script di atas yg sudah di Copy Paste di Notepad .
2) Buat folder kosong terlebih dahulu sebelum di Save.Kemudian Masukkan File HTML yg sudah kalian buat.
3) Anda bisa mengganti "Nama Lagu.mp3" diatas dengan judul musik yang ingin dimasukkannya tetapi tanpa menghilangkan ".mp3" nya.
4) Satukan/Masukkan juga File Musiknya yang kalian inginkan di Folder tadi (jangan lupa edit skrip di Notepad kembali jika kalian mau mengganti File Musiknya).
5) Terakhir, buka File HTML yang sudah kalian buat dengan Browser yg kalian inginkan.
Cara Memasukan Video Via HTML
1) Jalankan aplikasi text editor seperti 'notepad' untuk menulis sebuah dokumen HTML.
2) simpan dokumen HTML dengan format 'Nama_File.html' tanpa tanda kutip, kemudian pada 'Save as type' Anda pilih 'All files' agar dokumen yang Anda simpan menjadi dokumen HTML bukan dokumen text biasa.
3)Sekarang mari kita mulai untuk membuat video pada dokumen HTML seperti di bawah ini.
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title> Cara Memasukkan Playlist Lagu Pada Dokumen HTML </title>
</head>
<body>
<video width="320" height="240" controls autoplay>
<source src="judul video.mp4" type="video/mp4">
</video>
</body>
</html>
1) Kemudian Simpan Script di atas yg sudah di Copy Paste di Notepad.
2) Buat folder kosong terlebih dahulu sebelum di Save.Kemudian Masukkan File HTML yg sudah kalian buat.
3) Anda bisa mengganti " judul video.mp4" diatas dengan judul musik yang ingin dimasukkannya tetapi tanpa menghilangkan ".mp4" nya.
4) Satukan/Masukkan juga File Videonya yang kalian inginkan di Folder tadi (jangan lupa edit skrip di Notepad kembali jika kalian mau mengganti File Videonya).
5) Terakhir, buka File HTML yang sudah kalian buat dengan Browser yg kalian inginkan.
Friday, 11 November 2016
Cara Menginstal Ulang Ke Windows 7 Dengan Flashdisk
Persiapan Installasi
Ada beberapa hal yang harus kita persiapankan sebelum mulai mengisntall windows 7. Seperti dalah satu yang penting ialah flashdisk, dan adalah beberapa yang harus kia persiapkan:
1. USB Flashdisk dengan kapasitas minimal 4 GB (jika pakai 8 GB juga tidak masalah)
2. File Windows 7 (bisa dari DVD atau file ISO jika Anda memilikinya)
3. Software WinToFlash (untuk mentransfer file windows 7 ke USB flashdisk).
Perlu diingat, sebenarnya masih banyak software sejenis WintoFlash yang bisa Anda gunakan untuk mentransfer windows ke flashdisk. Namun, saya lebih merekomnedasikan software inidikarenakan pengoperasian yang mudah dan sederhana.
Cara Membuat Bootable Windows 7 di Flashdisk
1. Anda download terlebih dahulu software Wintoflash di website resminya pada tautan ini http://wintoflash.com/download/en/.
2. Setelah selesai download, jalankan WintoFlash seperti biasa.
Penting: Pastikan Flashdisk Anda sudah diformat!
3. Jika terdapat konfirmasi persetujuan, pilih saja I Accept. Kemudian klik Next terus.
4. Pada laman awal Wintoflash klik Windows Setup Transfer Wizard.
5. Kemudian klik Next untuk melanjutkan
6. Pada laman ini, Anda pilih lokasi file ISO windows 7 pada komputer Anda, jangan lupa cek box “Use my ISO…“. Kemudian pilih di drive mana flashdisk Anda terpasang, jika belum terbaca klik refresh. Kemudian Next untuk melanjutkan.
7. Jika diminta persetujuan pilih “I do Accept…“,Kemudian klik Continue dan tunggu sampai beberapa menit hingga proses selesai. Jika telah selesai klik saja Next dan keluar.

Instal Windows 7 Dengan Flashdisk
1. Masukan Flashdisk yang sudah ada windows 7 tadi ke laptop atau komputer sebelum dinyalakan.
2. Nyalakan laptop atau komputer, jangan lupa masuk ke BIOS terlebih dahulu untuk mengatur booting agar melalui USB Flashdik. Masuk BIOS dengan menekan tombol DEL saat baru dinyalakan (Pada beberapa merk BIOS lain gunakan F2, F1, Esc, atau F10).
Setelah diatur booting melalui USB Flash, pilhi exit & save (yes), maka komputer akan restart secara otomatis.
3. Selanjutnya Instalasi Windows 7 akan berjalan otomatis seperti biasa sebagaimana kita menginstall menggunakan DVD installer. Untuk lebih lengkapnya klik tautan ini Cara Instal Windows 7, Cara Instal Windows 8, Cara Instal Windows 8.1
Perlu Diingat! Jika proses Expanding Windows Files telah selesai dan komputer me-restart, segera cabut flashdisk dari komputer/laptop dan melanjutkan installasi (Completing Installation). Apabila flashdisk tidak dicabut, maka akan mengulangi proses setup windows 7.
Setelah proses selesai, komputer akan restart kembali. Dan Anda diminta untuk mengisi data seperti Nama Pengguna, nama komputer, password, serial number, tanggal dan lain-lain. Proses installasi windows 7 menggunakan flashdisk akan dinyatakan selesai apabila sudah bisa masuk ke dekstop.
Cara Merakit Komputer Dengan Mudah
Persiapan Sebelum Memulai Cara Merakit Komputer (PC)
Ada beberapa komponen/perlengkapan yang harus anda siapkan sebelum memulai cara merakit komputer (PC) diantaranya :
Untuk Alat Kerja
Obeng
Skrup
Baud
Untuk Komponen Komputer (PC)
Sebelum mempersiapkan komponen-komponen komputer (PC) sebaiknya anda memperhatikan kompabilitas/kesesuaian setiap komponen degan motherboardnya karena tidak semua jenis komponen cocok dengan motherboarnya contoh: processor socket AM3 harus disesuaikan dengan socket AM3 juga tidak bisa dipasangkan pd socket AM2,
Untuk Mengetahui Jenis Socket Processor Baca Artikel ini:
Tipe Processor AMD dan Intel
RAM DDR3 slot pada motherboard harus DDR3, socket hardisk/dvd rom menggunakan serial ATA atau SATA, yang lebih penting pemilihan WATT power supply harus sesuai dngan kebutuhan tidak boleh kurang karena akan merusak seluruh komponen. Berikut beberapa komponen yang harus dipersiapkan:
Motherboard
Processor
Heatsink & Kipas
RAM
VGA CARD (kalau perlu)
Casing
Power Supply
Hardisk
DVD/CDROM
Keyboard & mouse
Monitor
Speaker
Untuk Software
CD Sistem Operasi seperti windows 7, windows 8 atau lainnya.
CD driver motherboard (VGA, Sound card, LAN,dll).
Program aplikasi.
Langkah-langkah Cara Merakit Komputer (PC)
1. Cara Memasang Processor ke Motherboard
Pertama buka atau tarik ke atas tuas pengunci socket prosesor pada motherboard.
Sebelum meletakkan procesor ke socket, lihat tanda titik/segitiga di sudut prosesor lalu cocokan tanda yang sama di socket motherboard, jika sudah terpasang dengan baik kunci kembali soket procesor tersebut.
Lapisi atau oleskan pasta di bagias atas prosesor yang akan di pasang heatsink. Pasta berfungsi sebagai penyalur panas dari processor ke heatsink.
Selanjutnya pasang Heatsink di atas prosesor,kunci Heatsink sehingga tidak goyang atau tampak mau lepas.
Terakhir colokokan konektor power kipas Heatsink ke motherboard. Dan pastikan kembali bahwa Heatsink & Procesor sudah terpasang baik.
Perhatikan gambar dibawah ini
2. Cara Memasang RAM / Memori ke Motherboard
Lihat dan buka tuas penguncinya.
Lalu sesuaikan posisi lekukan pada RAM dengan lekukan pada slot RAM pada motherboard.
Kalau sudah pas lalu tekan di setiap ujung RAM hingga tuas pengunci RAM / memori kembali mengunci biasanya di tandai dengan bunyi “klik”.
Pastikan Memory RAM sudah terpasang baik & benar.
Perhatikan gambar dibawah ini
3. Cara Memasang Power Supply Unit (PSU) Pada Casing
Untuk power supply jika anda membeli casing biasanya sudah terpasang power supply, jika belum berikut cara pemasangnya :
Pasangkan PSU di atas pojok atau biasanya ada juga yang di taruh dibawah tergantung model dari casing sendiri.
Sesuaikan lubang sekrup pada PSU dengan lubang sekrup casing
Kunci PSU menggunakan sekrup yang ada menggunakan obeng (+).
Pastikan PSU sudah terpasang benar & tidak goyang.
Perhatikan gambar dibawah ini
4. Cara Memasang Harddisk Dan CD Atau DVR-RW
Letakkan casing dalam keadaan berdiri, pasang Harddisk pada casing dan kunci dengan baut menggunakan obeng plus.
Pasang CD atau DVR-RW di bagian atas dari depan casing dan kunci dngan sekrup agar tidak gerak.
Selanjutnya pasang masing-masing kabel pada Harddisk dan CD/DVD RW.
Perhatikan gambar dibawah ini
Catatan :
Untuk pemasangan kabel pastikan jenis port serial dari Hardisk & CD/DVD RW apakah menggunakan jenis ATA atau SATA. Untuk Kabel power diambil dari PSU sedangkan untuk data dipasangkan dari motherbord.
5. Cara Memasang Motherboard ke Casing
Lihat lubang sekrup yang ada pada casing dan lubang sekrup pada motherbord.
Letakan motherbord ke dalam casing dengan mencocokan lubang sekrup yang ada pada motherbord dan casing.
Kunci dengan sekrup yang ada menggunakan obeng (+).
Perhatikan gambar dibawah ini
6. Cara Memasang Kabel-kabel Komputer
Setelah semua komponen komponen terpasang, langkah selanjutnya adalah merakit kabel-kabel komputer, baik kabel I/O, kabel hardisk, kabel CD ROM, Kabel power CPU dll. Anda cukup memperhatikan gambar berikut ini untuk panduan Anda memasang kabel-kabel untuk merakit komputer anda.
Sebaiknya Anda benar-benar memperhatikan langkah yang satu ini, karena ini merupakan salah satu yang paling central dalam merakit komputer, jika kabel yang Anda hubungkan ternyata salah maka akan berakibat fatal. Akan tetapi Anda tidak perlu khawatir berlebihan, setiap kabel sudah disetting sedemikian rupa agar berbeda dengan yang lain, jadi Anda tinggal mencocokkan saja dengan colokannya. Berikut adalah beberapa gambar untuk merakit kabel-kabel komputer.
7. Cara Memasang Vga Card
Untuk langkah ini hanya optional saja, bila tidak memasang device ini juga tidak apa-apa karena dalam motherboard sendiri sudah memiliki vga internal. Berikut cara memasang vga motherborad:
Perhatikan slot untuk memasang vga lalu buka penguncinya.
Pasangkan vga dengan baik dan benar.
Setelah terpasang kuncikan vga dengan kunci yang ada di slot vga.
Perhatikan gambar dibawah ini
8. Tahap Terakhir Dalam Cara Merakit Komputer
Kalau semua langkah-langkah merakit komputer sudah selesai, kini tutup dengan casing dan beri sekrup. Hubungkan kabel dari catu daya ke soket dinding dan juga hubungkan konektor monitor ke port video card, konektor kabel keyboard & konektor mouse ke port mouse.
9. Pemeriksaan Hasil Dalam Merakitan Komputer (PC)
Setelah merakit komputer selesai, kita lakukan pemeriksaan dan pengetesan hasilnya dengan program BIOS, caranya yaitu :
Nyalakan komputer dan monitor, lihat layar monitor dan juga dengarkan suara dari speaker.
Nah program Fost dari Bios ini akan otomatis mendeteksi hardware apa saja yg sudah dipasang pada komputr.
Lakukan setting untuk nilai dari kapasitas hardisk dan boot sequence.
Kalau sudah lalu simpan hasil settingan dan exit dari setup BIOS, maka komputer meload system operasi dngan urutan pencarian yg disesuaikan dngan settingan boot sequence pada Bios.
10. Solusi Bila Terjadi Masalah Dari Hasil Merakit Komputer
Hidupkan komputer, apabila komputer dan monitor tidak hidup, periksa kabel daya pada colokan listrik sudah terhubung apa belum.
Apabila waktu dinyalakan, tampilan layar monitor ngeblank / berwarna hitam, pasti ada kesalahan dan apabila pada CPU terdengar bunyi beep, maka betulkan penempatan RAM / memori pada soket.
Apabila card adapter tidak terdeteksi, periksa penempatan card adapter sudah pas apa belum keslotnya.
Apabila LED dari harddisk atau CD menyala terus, periksa konektornya sudah terhubung apa belum.
Atau Tonton Secara Online Tutorialnya
Via Youtube:
Sajak + Pupuh Sunda
SAJAK SUNDA
asskum X TKJ
HIRUP
Oleh Ato Paskal
Hirup lir ibarat lengkah
Sing ati ati tur tarapti
nincak ulah ngan saukur lengkah
bari komo jeung dudupak rurumpak
bisi manggih beling nu pastina bakal nygagk
Hirup jeung kahirupan
lir ibarat lengkah jeung tujuan
lengkah merenah nu ku dilampah
tinangku barokah tujuan
nu ku urang baris kahontal
Panggoda dunya tong dijadikeun alasan
pikeun ngalengkah salah
lantaran bala tangtuna bakal karasa
Kamajuan dunya
kudu dibarengan ku motekar akal
jeung lengkah nu basajan
lengkah merenah kahirupa barokah
Hirup lir ibarat lengkah
Sing ati ati tur tarapti
nincak ulah ngan saukur lengkah
bari komo jeung dudupak rurumpak
bisi manggih beling nu pastina bakal nygagk
Hirup jeung kahirupan
lir ibarat lengkah jeung tujuan
lengkah merenah nu ku dilampah
tinangku barokah tujuan
nu ku urang baris kahontal
Panggoda dunya tong dijadikeun alasan
pikeun ngalengkah salah
lantaran bala tangtuna bakal karasa
Kamajuan dunya
kudu dibarengan ku motekar akal
jeung lengkah nu basajan
lengkah merenah kahirupa barokah
ANAKING
Ato Suharto
Anaking...
regepkeun piwuruk ema hidep
sangkan hirup rahayu
jeng berkah tur bagja
Anaking..
tiru jeng gugu pasipatan ema
sabab ciri sagala wanoja natra
aya dina diri ema
Bapa bagja rumah tangga jeung ema
najan kadang sok manggih tunggara
ema tetep ngawula ka bapa
pinuh ku rasa katresna
Anaking..
hirupmah sadar jeung eling
mun hideup mamawa wejangan ema
bakal pasti salawasna eling
Anaking..
hideup geus nincak mangsa dewasa
omat ulah kagoda ku hawa dunya
nu kadang mawa cilaka
Bapa jeung ema teu boga warisan banda pohara
teu boga tanah nu lega
komo deui emas permata
Bapak jeung ema ngan boga do'a
sangkan hideup hirup waluya
dibeungkeut ku iman jeung takwa
bekel urang ngumpul engke di surga
CARITA AYEUNA JEUNG BAHEULA
Ato Suharto
Rundayan carita mangsa harita
masih natra dina rasa
tatali asih nu mengkeut pageuh
nepi ka kiwari tetep euntreup
kawas si leugeut teureup
Katresna teu ilang singray
najan umur rek nepi ka kubur
kasono teu weleh pogot
najan jiwa geus teu deui ngora
Duh Gusti nu maha welas tur asih
jagi tali rabi abdi dugi ka aki nini
teubihkeun dina cocobi nu kadang sok nyiliwuri
Nyai panutan akang
kasatiaan modal utama
ulah nepi ka dirogahala
ku pangaruh dunya nu kadang mawa sangsara
Kabagjaan lain diukur ku lobana brana
lain dihias kureuncemna emas
kabagjaan pasti nyaangan urang
mun iman jeung takwa jadi sareat urang
dina enggoning ngabangun rumah tangga
Rundayan carita katresna harita jeung ayeuna
urang jaga ulah nepi ka sirna
sangkan urang tetep waluya
nepi ka pantona sorga..
Amin....
Ato Suharto
Rundayan carita mangsa harita
masih natra dina rasa
tatali asih nu mengkeut pageuh
nepi ka kiwari tetep euntreup
kawas si leugeut teureup
Katresna teu ilang singray
najan umur rek nepi ka kubur
kasono teu weleh pogot
najan jiwa geus teu deui ngora
Duh Gusti nu maha welas tur asih
jagi tali rabi abdi dugi ka aki nini
teubihkeun dina cocobi nu kadang sok nyiliwuri
Nyai panutan akang
kasatiaan modal utama
ulah nepi ka dirogahala
ku pangaruh dunya nu kadang mawa sangsara
Kabagjaan lain diukur ku lobana brana
lain dihias kureuncemna emas
kabagjaan pasti nyaangan urang
mun iman jeung takwa jadi sareat urang
dina enggoning ngabangun rumah tangga
Rundayan carita katresna harita jeung ayeuna
urang jaga ulah nepi ka sirna
sangkan urang tetep waluya
nepi ka pantona sorga..
Amin....
URANG JEUNG WAYANG
Ato Suharto
Kiwari lain kamari tapi ayeuna
Kamari kuduna jadi eunteung pikeun bekel
naratas jalan sangkan lolongkrang,
teu katutupan jalan
Lumampah di alam dunya
ceunah darma wawayangan
usik malik diobah ku dalang
Tapi urang lain wayang
sabab wayang moal boga kahayang,
da wayang mangrupa barang
Lumampah urang tangtu ngajojo kahayang
hayang tandang, pakan jeung sandang
sabab urang boga akal jeung pikiran
lain wayang nu ngan hudang mun diangkat ku dalang
Kamari nu can pasti tong dijadikaeun nyunkeulit ati
tuluy jadi hoream ngahontal kahayang
gagal lain hartina lengiteun akal
tapi kudu nyiar jalan pikeun meunggaskeun
rurungkan nu ngahalangan jalan
Sing percaya kana diri
nu dianti pasti ngawujud bukti
asal usaha jeung percaya kanu Maha Suci
Urang beda jeung wayang
lantaran urang boga akal jeung pikiran
wayang ngan ukur parabot dalang
nu dipirig ku gamelan dina acara hiburan
KASATIAAN ANJEUN
Ato Suharto
Dua puluh taun urang ngawangun
juntrung nangtung, panceg teu gedag
sagara rumah tangga nu ku urang di sorang
teu loba leuwang najan harungan sok rajeun datang
Kasatiaan anjeun cukang nu jadi lantaran
kabagjaan nu pohara, najan banda ngan saayana
kasatuhuan anjeun jadi jalan panghalang akang
mun rek nganjang ka mojang lian
Geulis...
pupusten rasa nu ayeuna aya
sangkan rumah tangga tetep waluya
nepi ka umur pegat di dunya
Geulis...
jaga sing tarapti pangaji diri
sangkan Illahi masihan widi
laki rabi urang sing nepi ka aki nini
Geulis...
buah katresna urang
geus parawan jeung geus bujang
rawat ku sayahadat tur shalat
sangkan hirupna bisa mangfaat keur umat
Asmarandana
Laras: Salendro
Watek: silih asih silih pikanyaah atawa mepelingan.
1 Pada := 7 padalisan.
Pupuh 1: Asmarandana
Eling eling mangka eling ( 8 engang – vokal i / E-ling-e-ling-
mang-ka-e-ling (jumlah 8), ling panungtung vokalna i)
rumingkang di bumi alam( 8 – a )
darma wawayangan bae ( 8 – e )
raga taya pangawasa ( 8 – a )
lamun kasasar lampah ( 7 – a )
nafsu nu matak kaduhung ( 8 – u )
badan anu katempuhan ( 8 – a )
Panambih:
Eling-eling masing eling
Di dunya urang ngumbara
Laku lampah nu utama
Asih ka papada jalma
Ucap tekad reujeung lampah
Tingkah polah sing merenah
Runtut rukun sauyunan
Hirup jucung panggih jeung kamulyaan
——————-
Laras: Salendro
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan
Titimangsa: 26 Agustus 2004
Sumber:
[geocities.@]
[www.angeltowns3.@]
Balakbak
Watek: pikaseurieun.
1 pada := 3 padalisan.
Pupuh 2: Balakbak
Aya warung sisi jalan rame pisan – Citameng(15-e)
Awewena luas luis geulis pisan – ngagoreng (15-e)
Lalakina lalakina los ka pipir nyoo monyet – nyanggereng (19-e).
Panambih:
Aya warung sisi jalan
Rame pisan ku nu jajan
Tihothat nu ngaladangan
Nu jarajan sukan-sukan
————————-
Laras: Madenda
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan
Titimangsa: 26 Agustus 2004
Dangdanggula
Pupuh 3: Dangdanggula
Mega beureum surupna geus burit
Ngalanglayung panas pipikiran
Cikur jangkung jahe koneng
Naha teu palay tepung
Sim abdi mah ngabeunying leutik
Ari ras cimataan
Gedong tengah laut
Ulah kapalang nya bela
Paripaos gunting pameulahan gambir
Kacipta salamina
Panambih:
Hiji basa, hiji bangsa
Basa bangsa, Indonesia
Hiji bangsa, hiji nusa
Nusa tunggal, Nusantara
Seler-seler, suku bangsa
Di wewengkon, mana-mana
Sakasuka, sakaduka
Wujud bangsa, Indonesia
——————————-
Laras: Pelog, Sorog
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan
Titimangsa: 26 Agustus 2004
Sumber:
[www.angeltowns3.@]
Durma
Pupuh 4: Durma:
Moal ngejat sanajan ukur satapak
Geus dipasti ku jangji
Mun tacan laksana
Numpes musuh sarakah
Heunteu niat seja balik
Najan palastra
Mati di medan jurit
Panambih:
Di mamana si penjajah
Pada amarah marudah
Manan kapok anggur gawok
Najan dituyuk diragut
Nagri sadayana
Umumna ngabela
Nyempad rosa, pulitik penjajah
Tapi nu ngajajah
Teu pasrah, teu sadrah
Terus meres, ngahina ngarinah
———————
Laras: Pelog
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan
Titimangsa: 27 Agustus 2004
Sumber:
[www.angeltowns3.@]
Parantos diedit 1 kali. Editan pamungkas dina 13.10.04 08:59 ku jamparing.
Gambuh
Watek: bingung, samar polah atawa tambuh laku.
1 Pada := 5 padalisan.
Pupuh 5: Gambuh
Ngahuleng banget bingung ( 7 – u )
henteu terang ka mana ngajugjug ( 10 – u )
turug turug harita teh enggeus burit ( 12 – i )
panon poe geus rek surup ( 8 – u )
keueung sieun aya meong ( 8 – o )
Ngahuleng banget bingung
Heunteu terang kamana nya indit
Turug-turug harita teh, enggeus burit
Panonpoe geus rek surup
Keueung sieun, aya meong
Panambih:
Hulang-huleng, hulang-huleng
Ngahuleng ngaraga meneng
Hate ratug, tutunggulan
Heunteu terang, kaler-kidul
Turug-turug, turug-turug
Harita teh, enggeus burit
Panonpoe geus rek surup
Keueung sieun aya meong
———————-
Laras: Pelog
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan
Titimangsa: 27 Agustus 2004
Sumber:
[geocities.@]
[www.angeltowns3.@]
Gurisa
Kaping: 18.07.2003 13:58
Watek: pangangguran, lulucon atawa tamba kesel.
1 Pada := 8 Padalisan.
Pupuh 6: Gurisa
Hayang teuing geura beurang ( 8 – a )
geus beurang rek ka Sumedang ( 8 – a )
nagih anu boga hutang (8 – a )
mun meunang rek meuli soang ( 8 – a )
tapi najan henteu meunang ( 8 – a )
teu rek buru buru mulang ( 8 – a )
rek tuluy guguru nembang ( 8 – a )
jeung diajar nabeuh gambang ( 8 – a)
Hayang teuing geura beurang
Geus beurang rek ka Sumedang
Nagih ka nu boga hutang
Mun meunang rek meuli soang
Tapi najan henteu meunang
Mo rek buru-buru mulang
Rek terus guguru nembang
Jeung diajar nabeuh gambang
Panambih:
Hayang teuing geura beurang
Geus beurang rek ka Sumedang
Nagih ka nu boga hutang
Mun meunang rek meuli soang
Tapi najan henteu meunang
Mo rek buru-buru mulang
Rek terus guguru nembang
Jeung diajar nabeuh gambang
———————-
Laras: Salendro
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.@#$%&)
Titimangsa: 3 September 2004
Sumber:
[geocities.@]
[www.angeltowns3.@]
Parantos diedit 1 kali. Editan pamungkas dina 13.10.04 09:03 ku jamparing.
Juru Demung
Pupuh 7: Jurudemung
Mungguh nu hirup di dunya
Ku kersaning anu agung
Geus pinasti panggih
Jeung dua rupa perkara
Senang paselang jeung bingung
Panambih:
Mungguh hirup di alam dunya
Ku kersaning anu agung
Geus pinasti bakal panggih
Suka bungah jeung kasedih
Dua rupa nu tumiba
Sakabeh jalma di dunya
Senang patumbu jeung bingung
Eta geus tangtu kasorang
—————————-
Laras: Pelog Liwu
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.@#$%&)
Titimangsa: 3 September 2004
Kinanti
Laras: Pelog/Salendro
Watekna: miharep atawa prihatin.
1 Pada := 6 Padalisan
kembang ros ku matak lucu ( 8 – u )
nya alus rupa nya seungit ( 8 – i )
henteu aya papadana ( 8 – a )
ratuning kembang sajati ( 8 – i )
papaes di patamanan ( 8 – a )
seungit manis ngadalingding ( 8 – i )
Pupuh 8: Kinanti
Budak leutik bisa ngapung
Babaku ngapungna peuting
Nguriling kakalayangan
Neangan nu amis-amis
Sarupaning bungbuahan
Naon bae nu kapanggih
Panambih:
Ari beurang ngagarantung
Pinuh dina dahan kai
Disarada patembalan
Nu kitu naon ngaranna
————————
Laras: Salendro
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.com)
Titimangsa: 3 September 2004
Ladrang
Pupuh 17: Ladrang
Aya hiji rupa sato leutik
Engkang-engkang, engkang-engkang
Sok luluncatan di cai
Ari bangun arek sarupa jeung lancah
Panambih:
Coba teguh masing telik
Eta gambar sidik-sidik
Sato naon kitu wanda
Reujeung dimana ayana
————————-
Laras:
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.@#$%&)
Titimangsa: 11 September 2004
Sumber:
[www.angeltowns3.@]
Lambang
Watek: banyol atawa pikaseurieun.
Unggal Pada diwangun ku opat Padalisan.
Pupuh 9: Lambang
Nawu kubang sisi tegal ( 8 – a )
nyair bogo meunang kadal ( 8 – a )
atuh teu payu dijual ( 8 – a )
rek didahar da teu halal ( 8 – a )
Panambih:
Nawu kubang sisi tegal
Nyiar bogo meunang kadal
Nawu kubang sisi tegal
Nyiar bogo meunang kadal
Atuh teu payu dijual
Rek didahar da teu halal
Nawu kubang sisi tegal
Nyiar bogo meunang kadal
Meunang kadal
Atuh teu payu dijual
Rek didahar da teu halal
Da teu halal
Laras: Salendro
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.com)
Titimangsa: 4 September 2004
Magatru
Pupuh 10: Magatru
Majalaya, Ciparay, Banjaran, Bandung
Kopo reujeung Cisondari, Cicalengka, Ujung Berung
Rajamandala, Cimahi
Leles, Limbangan, Tarogong
Panambih:
Sukuna pakepit tilu
Panonna opat harerang
Leumpangna semu nu lesu
Ngalengkah teu bisa gancang
————————-
Laras: Madenda
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.@#$%&)
Titimangsa: 4 September 2004
Maskumambang
Dikintun: koryati (202.51.230.139)
Kaping: 17.02.2004 09:52
Pupuh : Maskumambang
Duh manusa mana kaniaya teuing
teu aya rasrasan
abong ka mahluk nu laip
nyiksa henteu jeung aturan
Hulu abdi karaosna langkung nyeri
tulang asa bejad
tanduk mah pon kitu deui
taya raoskeuneunnana
Na dikinten abdi mo ngarasa nyeri
pedah kabisan
tapi yaktosna mah abdi
ngan bakating kumawula
Oge margi anjeun rupina ka abdi
miwarang jeung maksa
buktina disina jurit
kalawan jeung dihatean
Pileuleuyan dunya pisah sareng abdi
moal bisa panjang
abdi ningal bumi langit
rek mulang ka kalanggengan
jst.
Mijil
Pupuh 12: Mijil
Mesat ngapung putra Sang Arimbi
Jeung mega geus awor
Beuki lila beuki luhur bae
Larak-lirik ninggali ka bumi
Milari sang rai
Pangeran Bimanyu
Panambih:
Aduh Gusti nu Kawasa
Jisim abdi ageung dosa
Pangna abdi gering nangtung
Reh ka sepuh wantun nundung
———————-
Laras: Pelog
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.@#$%&)
Titimangsa: 10 September 2004
Sumber:
[www.angeltowns3.@]
Pangkur
Watek: nafsu, lumampah atawa sadia rek perang.
Unggal Pada diwangun kutujuh Padalisan.
———-
Pupuh 13: Pangkur
Seja nyaba ngalalana ( 8 – a )
ngitung lembur ngajajah milang kori ( 12 – i )
henteu puguh nu dijugjug ( 8 – u )
balik paman sadaya ( 7 – a )
nu ti mana tiluan semu rarusuh ( 12 – u )
Lurah Begal ngawalonan ( 8 – a )
“Aing ngaran Jayapati”( 8 – i )
Panambih:
Euleuh itu budak gembul
Awak gembru bayuhyuh gawena kedul
Ukur heuay jeung nundutan
Ka sakola unggal poe kabeurangan
He barudak tong nurutan
Ka nu gembul kokomoan
Bisi kedul jeung ogoan
Awal akhir katempuhan
————————-
Laras: Salendro
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.@#$%&)
Titimangsa: 11 September 2004
Sumber:
[geocities.@]
[www.angeltowns3.@]
Pucung
Watekna piwuruk, wawaran, atawa mepelingan.
Unggal Pada diwangun ku opat Padalisan.
———
Pupuh 14: Pucung
Estu untung nu bisa mupunjung indung ( 12 – u )
jeung nyenangkeun bapa ( 6 – a )
tanda yen bagjana gede ( 8 – e )
hitup mulus kaseundeuhan ku berekah ( 12 – a )
Lutung buntung luncat kana tunggul gintung
Monyet loreng leupas
luncat kana pager dengdek
Bajing kuning jaralang belang buntutna
Panambih:
Hayu batur urang diajar sing suhud
Ulah lalawora bisi engke henteu naek
Batur seuri urang sumegruk nalangsa
————————
Laras: Salendro
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.@#$%&)
Titimangsa: 11 September 2004
Sumber:
[geocities.@]
[lssitb.f2o.org]
Parantos diedit 1 kali. Editan pamungkas dina 13.10.04 09:27 ku jamparing.
Sinom
Watekna gumbira.
Unggal Pada diwangun ku salapan Padalisan.
Contona :
Di wetan fajar balebat ( 8 – a )
panon poe arek bijil ( 8 – i )
sinarna ruhay burahay ( 8 – a )
kingkilaban beureum kuning ( 8 – i )
campur wungu saeutik ( 7 – i )
kaselapan semu biru ( 8 – u )
tanda Batara Surya ( 7 – a )
bade lumungsur ka bumi ( 8 – a )
murub mubyar langit sarwa hurung herang ( 12 – a )
Pupuh 15: Sinom
Warna-warna lauk empang
Aya nu sami jeung pingping
Pagulung patumpang-tumpang
Ratna Rengganis ninggali
Warnaning lauk cai
Lalawak pating suruwuk
Sepat pating karocepat
Julung-julung ngajalingjing
Sisi balong balingbing, sisi balungbang
Panambih:
Harta pada nareangan
Harti pada narabahan
Harta harti sarwa guna
Pada bisa mere bukti
Bisa hasil sapaneja
Sok nyumponan cita-cita
Harta harti song mangpaat
Dapon diraksa taliti
———————-
Laras: Madenda
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.@#$%&)
Titimangsa: 11 September 2004
Sumber:
[geocities.@]
[www.angeltowns3.@]
Parantos diedit 2 kali. Editan pamungkas dina 13.10.04 09:30 ku jamparing.
Wirangrong
Pupuh 16: Wirangrong
Barudak mangka ngalarti
Ulah rek kadalon-dalon
Enggon-enggon nungtut elmu
Mangka getol mangka tigin
Pibekeleun sarerea
Modal bakti ka nagara
Panambih:
He barudak mangka ngarti
Ulah rek kadalon-dalon
Nungtut elmu jeung pangarti
Masing rajin soson-soson
Pibekeleun hirup tandang
Modal bakti ka nagara
Lemah cai anu urang
Perlu dijaga dibela
——————————
Laras:
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.@#$%&)
Titimangsa: 11 September 2004
source : http://ridwanfjr.multiply.com/journal/item/2/17_Pupuh_sunda
KAMPUNG SAMPIREUN
Kampung Sampireun situna ngemplang
Tatangkalan Dina cai ngalangkang
Parahu Ngangkleung halon nyoloyong
Jadi Panglipur ka nu keur bingung
Kampung Sampireun tempatna endah
Imah panggung gararenah bareutah
Hawa na tiis angin na lirih
Pamepes hate ka nu keur sedih
Ngajugjug garut tanah subur pagunungan
Samarang betah tanah asri pasisian
Kampung Sampireun Tempat Paniisan
Kampung Sampireun Tempat pangreureuhan
Ato Suharto
Dua puluh taun urang ngawangun
juntrung nangtung, panceg teu gedag
sagara rumah tangga nu ku urang di sorang
teu loba leuwang najan harungan sok rajeun datang
Kasatiaan anjeun cukang nu jadi lantaran
kabagjaan nu pohara, najan banda ngan saayana
kasatuhuan anjeun jadi jalan panghalang akang
mun rek nganjang ka mojang lian
Geulis...
pupusten rasa nu ayeuna aya
sangkan rumah tangga tetep waluya
nepi ka umur pegat di dunya
Geulis...
jaga sing tarapti pangaji diri
sangkan Illahi masihan widi
laki rabi urang sing nepi ka aki nini
Geulis...
buah katresna urang
geus parawan jeung geus bujang
rawat ku sayahadat tur shalat
sangkan hirupna bisa mangfaat keur umat
KATRESNA AKANG
Ato Suharto
Kanyaah akang moal laas ku panasna jaman,
moal leeh ku serabna panon poe
najan aya mojang nu sok pirajeunan ngajak nganjang
cinta akang moal gedag ku panggoda wanoja
Nyai..., cinta akang nu sajati
satungtung anjeun satuhu
nyumponan kawajiban ka caroge
akang moal rek lanca linci luncat mulang
Nyai..., pupunden hate akang
tong rempan sanajan urang paanggang
cinta akang lain ngan ukur kalangkang
clik putih clak herang tresna akang ngan ukur anjeun
Nyai..., citresna akang nu utama
kabagjaan nu ku urang ayeuna dirasa
omat ulah nepi ka dirogahala
kupangbibita dunya nu moal pasti sampurna
Nyai..., bojo akang anu geulis
sing tarapti ngajaga diri
sangkan urang tetep waluya
dina lalakon laki rabi nu ku urang ayeuna keur disorang
Pupuh Sunda
Aya Di Handap
Laras: Salendro
Watek: silih asih silih pikanyaah atawa mepelingan.
1 Pada := 7 padalisan.
Pupuh 1: Asmarandana
Eling eling mangka eling ( 8 engang – vokal i / E-ling-e-ling-
mang-ka-e-ling (jumlah 8), ling panungtung vokalna i)
rumingkang di bumi alam( 8 – a )
darma wawayangan bae ( 8 – e )
raga taya pangawasa ( 8 – a )
lamun kasasar lampah ( 7 – a )
nafsu nu matak kaduhung ( 8 – u )
badan anu katempuhan ( 8 – a )
Panambih:
Eling-eling masing eling
Di dunya urang ngumbara
Laku lampah nu utama
Asih ka papada jalma
Ucap tekad reujeung lampah
Tingkah polah sing merenah
Runtut rukun sauyunan
Hirup jucung panggih jeung kamulyaan
——————-
Laras: Salendro
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan
Titimangsa: 26 Agustus 2004
Sumber:
[geocities.@]
[www.angeltowns3.@]
Balakbak
Watek: pikaseurieun.
1 pada := 3 padalisan.
Pupuh 2: Balakbak
Aya warung sisi jalan rame pisan – Citameng(15-e)
Awewena luas luis geulis pisan – ngagoreng (15-e)
Lalakina lalakina los ka pipir nyoo monyet – nyanggereng (19-e).
Panambih:
Aya warung sisi jalan
Rame pisan ku nu jajan
Tihothat nu ngaladangan
Nu jarajan sukan-sukan
————————-
Laras: Madenda
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan
Titimangsa: 26 Agustus 2004
Dangdanggula
Pupuh 3: Dangdanggula
Mega beureum surupna geus burit
Ngalanglayung panas pipikiran
Cikur jangkung jahe koneng
Naha teu palay tepung
Sim abdi mah ngabeunying leutik
Ari ras cimataan
Gedong tengah laut
Ulah kapalang nya bela
Paripaos gunting pameulahan gambir
Kacipta salamina
Panambih:
Hiji basa, hiji bangsa
Basa bangsa, Indonesia
Hiji bangsa, hiji nusa
Nusa tunggal, Nusantara
Seler-seler, suku bangsa
Di wewengkon, mana-mana
Sakasuka, sakaduka
Wujud bangsa, Indonesia
——————————-
Laras: Pelog, Sorog
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan
Titimangsa: 26 Agustus 2004
Sumber:
[www.angeltowns3.@]
Durma
Pupuh 4: Durma:
Moal ngejat sanajan ukur satapak
Geus dipasti ku jangji
Mun tacan laksana
Numpes musuh sarakah
Heunteu niat seja balik
Najan palastra
Mati di medan jurit
Panambih:
Di mamana si penjajah
Pada amarah marudah
Manan kapok anggur gawok
Najan dituyuk diragut
Nagri sadayana
Umumna ngabela
Nyempad rosa, pulitik penjajah
Tapi nu ngajajah
Teu pasrah, teu sadrah
Terus meres, ngahina ngarinah
———————
Laras: Pelog
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan
Titimangsa: 27 Agustus 2004
Sumber:
[www.angeltowns3.@]
Parantos diedit 1 kali. Editan pamungkas dina 13.10.04 08:59 ku jamparing.
Gambuh
Watek: bingung, samar polah atawa tambuh laku.
1 Pada := 5 padalisan.
Pupuh 5: Gambuh
Ngahuleng banget bingung ( 7 – u )
henteu terang ka mana ngajugjug ( 10 – u )
turug turug harita teh enggeus burit ( 12 – i )
panon poe geus rek surup ( 8 – u )
keueung sieun aya meong ( 8 – o )
Ngahuleng banget bingung
Heunteu terang kamana nya indit
Turug-turug harita teh, enggeus burit
Panonpoe geus rek surup
Keueung sieun, aya meong
Panambih:
Hulang-huleng, hulang-huleng
Ngahuleng ngaraga meneng
Hate ratug, tutunggulan
Heunteu terang, kaler-kidul
Turug-turug, turug-turug
Harita teh, enggeus burit
Panonpoe geus rek surup
Keueung sieun aya meong
———————-
Laras: Pelog
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan
Titimangsa: 27 Agustus 2004
Sumber:
[geocities.@]
[www.angeltowns3.@]
Gurisa
Kaping: 18.07.2003 13:58
Watek: pangangguran, lulucon atawa tamba kesel.
1 Pada := 8 Padalisan.
Pupuh 6: Gurisa
Hayang teuing geura beurang ( 8 – a )
geus beurang rek ka Sumedang ( 8 – a )
nagih anu boga hutang (8 – a )
mun meunang rek meuli soang ( 8 – a )
tapi najan henteu meunang ( 8 – a )
teu rek buru buru mulang ( 8 – a )
rek tuluy guguru nembang ( 8 – a )
jeung diajar nabeuh gambang ( 8 – a)
Hayang teuing geura beurang
Geus beurang rek ka Sumedang
Nagih ka nu boga hutang
Mun meunang rek meuli soang
Tapi najan henteu meunang
Mo rek buru-buru mulang
Rek terus guguru nembang
Jeung diajar nabeuh gambang
Panambih:
Hayang teuing geura beurang
Geus beurang rek ka Sumedang
Nagih ka nu boga hutang
Mun meunang rek meuli soang
Tapi najan henteu meunang
Mo rek buru-buru mulang
Rek terus guguru nembang
Jeung diajar nabeuh gambang
———————-
Laras: Salendro
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.@#$%&)
Titimangsa: 3 September 2004
Sumber:
[geocities.@]
[www.angeltowns3.@]
Parantos diedit 1 kali. Editan pamungkas dina 13.10.04 09:03 ku jamparing.
Juru Demung
Pupuh 7: Jurudemung
Mungguh nu hirup di dunya
Ku kersaning anu agung
Geus pinasti panggih
Jeung dua rupa perkara
Senang paselang jeung bingung
Panambih:
Mungguh hirup di alam dunya
Ku kersaning anu agung
Geus pinasti bakal panggih
Suka bungah jeung kasedih
Dua rupa nu tumiba
Sakabeh jalma di dunya
Senang patumbu jeung bingung
Eta geus tangtu kasorang
—————————-
Laras: Pelog Liwu
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.@#$%&)
Titimangsa: 3 September 2004
Kinanti
Laras: Pelog/Salendro
Watekna: miharep atawa prihatin.
1 Pada := 6 Padalisan
kembang ros ku matak lucu ( 8 – u )
nya alus rupa nya seungit ( 8 – i )
henteu aya papadana ( 8 – a )
ratuning kembang sajati ( 8 – i )
papaes di patamanan ( 8 – a )
seungit manis ngadalingding ( 8 – i )
Pupuh 8: Kinanti
Budak leutik bisa ngapung
Babaku ngapungna peuting
Nguriling kakalayangan
Neangan nu amis-amis
Sarupaning bungbuahan
Naon bae nu kapanggih
Panambih:
Ari beurang ngagarantung
Pinuh dina dahan kai
Disarada patembalan
Nu kitu naon ngaranna
————————
Laras: Salendro
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.com)
Titimangsa: 3 September 2004
Ladrang
Pupuh 17: Ladrang
Aya hiji rupa sato leutik
Engkang-engkang, engkang-engkang
Sok luluncatan di cai
Ari bangun arek sarupa jeung lancah
Panambih:
Coba teguh masing telik
Eta gambar sidik-sidik
Sato naon kitu wanda
Reujeung dimana ayana
————————-
Laras:
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.@#$%&)
Titimangsa: 11 September 2004
Sumber:
[www.angeltowns3.@]
Lambang
Watek: banyol atawa pikaseurieun.
Unggal Pada diwangun ku opat Padalisan.
Pupuh 9: Lambang
Nawu kubang sisi tegal ( 8 – a )
nyair bogo meunang kadal ( 8 – a )
atuh teu payu dijual ( 8 – a )
rek didahar da teu halal ( 8 – a )
Panambih:
Nawu kubang sisi tegal
Nyiar bogo meunang kadal
Nawu kubang sisi tegal
Nyiar bogo meunang kadal
Atuh teu payu dijual
Rek didahar da teu halal
Nawu kubang sisi tegal
Nyiar bogo meunang kadal
Meunang kadal
Atuh teu payu dijual
Rek didahar da teu halal
Da teu halal
Laras: Salendro
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.com)
Titimangsa: 4 September 2004
Magatru
Pupuh 10: Magatru
Majalaya, Ciparay, Banjaran, Bandung
Kopo reujeung Cisondari, Cicalengka, Ujung Berung
Rajamandala, Cimahi
Leles, Limbangan, Tarogong
Panambih:
Sukuna pakepit tilu
Panonna opat harerang
Leumpangna semu nu lesu
Ngalengkah teu bisa gancang
————————-
Laras: Madenda
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.@#$%&)
Titimangsa: 4 September 2004
Maskumambang
Dikintun: koryati (202.51.230.139)
Kaping: 17.02.2004 09:52
Pupuh : Maskumambang
Duh manusa mana kaniaya teuing
teu aya rasrasan
abong ka mahluk nu laip
nyiksa henteu jeung aturan
Hulu abdi karaosna langkung nyeri
tulang asa bejad
tanduk mah pon kitu deui
taya raoskeuneunnana
Na dikinten abdi mo ngarasa nyeri
pedah kabisan
tapi yaktosna mah abdi
ngan bakating kumawula
Oge margi anjeun rupina ka abdi
miwarang jeung maksa
buktina disina jurit
kalawan jeung dihatean
Pileuleuyan dunya pisah sareng abdi
moal bisa panjang
abdi ningal bumi langit
rek mulang ka kalanggengan
jst.
Mijil
Pupuh 12: Mijil
Mesat ngapung putra Sang Arimbi
Jeung mega geus awor
Beuki lila beuki luhur bae
Larak-lirik ninggali ka bumi
Milari sang rai
Pangeran Bimanyu
Panambih:
Aduh Gusti nu Kawasa
Jisim abdi ageung dosa
Pangna abdi gering nangtung
Reh ka sepuh wantun nundung
———————-
Laras: Pelog
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.@#$%&)
Titimangsa: 10 September 2004
Sumber:
[www.angeltowns3.@]
Pangkur
Watek: nafsu, lumampah atawa sadia rek perang.
Unggal Pada diwangun kutujuh Padalisan.
———-
Pupuh 13: Pangkur
Seja nyaba ngalalana ( 8 – a )
ngitung lembur ngajajah milang kori ( 12 – i )
henteu puguh nu dijugjug ( 8 – u )
balik paman sadaya ( 7 – a )
nu ti mana tiluan semu rarusuh ( 12 – u )
Lurah Begal ngawalonan ( 8 – a )
“Aing ngaran Jayapati”( 8 – i )
Panambih:
Euleuh itu budak gembul
Awak gembru bayuhyuh gawena kedul
Ukur heuay jeung nundutan
Ka sakola unggal poe kabeurangan
He barudak tong nurutan
Ka nu gembul kokomoan
Bisi kedul jeung ogoan
Awal akhir katempuhan
————————-
Laras: Salendro
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.@#$%&)
Titimangsa: 11 September 2004
Sumber:
[geocities.@]
[www.angeltowns3.@]
Pucung
Watekna piwuruk, wawaran, atawa mepelingan.
Unggal Pada diwangun ku opat Padalisan.
———
Pupuh 14: Pucung
Estu untung nu bisa mupunjung indung ( 12 – u )
jeung nyenangkeun bapa ( 6 – a )
tanda yen bagjana gede ( 8 – e )
hitup mulus kaseundeuhan ku berekah ( 12 – a )
Lutung buntung luncat kana tunggul gintung
Monyet loreng leupas
luncat kana pager dengdek
Bajing kuning jaralang belang buntutna
Panambih:
Hayu batur urang diajar sing suhud
Ulah lalawora bisi engke henteu naek
Batur seuri urang sumegruk nalangsa
————————
Laras: Salendro
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.@#$%&)
Titimangsa: 11 September 2004
Sumber:
[geocities.@]
[lssitb.f2o.org]
Parantos diedit 1 kali. Editan pamungkas dina 13.10.04 09:27 ku jamparing.
Sinom
Watekna gumbira.
Unggal Pada diwangun ku salapan Padalisan.
Contona :
Di wetan fajar balebat ( 8 – a )
panon poe arek bijil ( 8 – i )
sinarna ruhay burahay ( 8 – a )
kingkilaban beureum kuning ( 8 – i )
campur wungu saeutik ( 7 – i )
kaselapan semu biru ( 8 – u )
tanda Batara Surya ( 7 – a )
bade lumungsur ka bumi ( 8 – a )
murub mubyar langit sarwa hurung herang ( 12 – a )
Pupuh 15: Sinom
Warna-warna lauk empang
Aya nu sami jeung pingping
Pagulung patumpang-tumpang
Ratna Rengganis ninggali
Warnaning lauk cai
Lalawak pating suruwuk
Sepat pating karocepat
Julung-julung ngajalingjing
Sisi balong balingbing, sisi balungbang
Panambih:
Harta pada nareangan
Harti pada narabahan
Harta harti sarwa guna
Pada bisa mere bukti
Bisa hasil sapaneja
Sok nyumponan cita-cita
Harta harti song mangpaat
Dapon diraksa taliti
———————-
Laras: Madenda
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.@#$%&)
Titimangsa: 11 September 2004
Sumber:
[geocities.@]
[www.angeltowns3.@]
Parantos diedit 2 kali. Editan pamungkas dina 13.10.04 09:30 ku jamparing.
Wirangrong
Pupuh 16: Wirangrong
Barudak mangka ngalarti
Ulah rek kadalon-dalon
Enggon-enggon nungtut elmu
Mangka getol mangka tigin
Pibekeleun sarerea
Modal bakti ka nagara
Panambih:
He barudak mangka ngarti
Ulah rek kadalon-dalon
Nungtut elmu jeung pangarti
Masing rajin soson-soson
Pibekeleun hirup tandang
Modal bakti ka nagara
Lemah cai anu urang
Perlu dijaga dibela
——————————
Laras:
Vokal: Seniman/wati RRI Bandung
Sumber: Dokumen RRI Bandung
Encryptor: Ki Hasan (khs579@yahoo.@#$%&)
Titimangsa: 11 September 2004
source : http://ridwanfjr.multiply.com/journal/item/2/17_Pupuh_sunda
KAMPUNG SAMPIREUN
Kampung Sampireun situna ngemplang
Tatangkalan Dina cai ngalangkang
Parahu Ngangkleung halon nyoloyong
Jadi Panglipur ka nu keur bingung
Kampung Sampireun tempatna endah
Imah panggung gararenah bareutah
Hawa na tiis angin na lirih
Pamepes hate ka nu keur sedih
Ngajugjug garut tanah subur pagunungan
Samarang betah tanah asri pasisian
Kampung Sampireun Tempat Paniisan
Kampung Sampireun Tempat pangreureuhan
Subscribe to:
Posts (Atom)
















